Tampilkan postingan dengan label matlab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label matlab. Tampilkan semua postingan

Simulasi GUI pada Matlab 2012

 

Graphic User Interface (GUI)

 

Mengapa menggunakan GUI di MATLAB? Alasan utama menggunakan GUI karena dapat memudahkan end-user untuk mengoperasikan program yang telah dibuat. Jika tidak ada GUI, maka user harus bekerja melalui interface command line yang tentu saja lebih sulit.









Simulink pada Matlab 2012

 

SIMULINK ialah suatu perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membuat simulasi dalam bentuk/model sistem matematika. Didalam simulink ini terdapat blok pustaka yang isinya meliputi antara lain :

 

1        Sources mempunyai pustaka antara lain : clock, digital clock, signal generator, constant, sine wave, step input, pulse generator random number, from file, from workkspace, signal, band limited white noise, repeating squence

2        Sinks mempunyai pustaka antara lain : scope, graph, stop simulation, XY graph, hit crossing, to workspace, to file, auto-scale garph

3        Discrete mempunyai pustaka antara lain : unit delay, filter, discrete state-space, zero-order hold, first order hold, discrete time integrator, discrete time limeted integrator, transfer function, discrete zero-pole.

4        Linear mempunyai pustaka anatara lain : sum, integrator, gain, matrix gain, slider gain, transfer function, zero-pole, state space, inner product, derivative.

5        Nonlinear mempunyai pustaka anatara lain : sign, relay, backlash, saturation, quantizer, memory, transport delay, variable transport delay, matlab function, function, s-function, reset integrator, switch, combinatorial logic, logical operator, relational operator, product, abs, look up table, 2-D look up table, dead zone, dan rate limiter

6        Connections mempunyai pustaka antara lain : inport, outport, mux, demux.

7        Extras mempunyai pustaka antara lain : simulink demos, most commonly used blocks, conversion, flip-flops, PID Controllers, analyzers, controllers, filters, system ID, robust control demo, mu tools demos, neural networks.



Operasi Aray dan Matrik Pada Matlab

 

  ARRAY DAN MATRIK


1.1. Membuat Array dan Matrik

Untuk memasukkan matrik pada MATLAB, ada beberapa cara yang dapat dilakukan :

a.       Memasukkan secara langsung dengan menuliskan semua elemennya.

b.      Meng-load matrik dari file eksternal.

c.       Meng-generate matrik menggunakan fungsi-fungsi built-in.

d.      Membuat matrik dengan fungsi yang Anda buat sendiri dan disimpan dalam file.

 

Untuk membuat array dengan empat elemen pada satu baris, setiap elemen harus dipisahkan dengan koma (,) atau spasi. Contohnya sebagai berikut :

A = [1 2 3 4]

Untuk membuat matrik yang memiliki beberapa baris, maka setiap barisnya harus dipisahkan dengan tanda titik koma (;). Contohnya sebagai berikut :

A = [1 2 3; 4 5 6; 7 8 10]

Selain itu MATLAB juga menyediakan empat buah fungsi untuk membuat matrik :

a.       Zeros   : semua elemennya bernilai nol.

b.      Ones    : semua elemennya bernilai satu.

c.       Rand    : elemen-elemennya bernilai random dengan distribusi uniform.

d.      Randn  : elemen-elemennya bernilai random dengan distribusi normal.

 

Sebagai contoh dibuat matrik berukuran 5x1 dengan elemennya semua bernilai nol :

Z = zeros(5,1)

Z =

0

0

0

0

0

Sedangkan contoh berikut ini adalah matrik berukuran 3x3 dengan elemen-elemennya dibangkitkan secara random :

 

R = rand(3,3)

R =

0.8147                0.9134             0.2785

0.9058                0.6324             0.5469

0.1270                0.0975             0.9575

 

Dasar MEnggunakan Matlab, Operasi dan Fungsi Matematika

 

MATLAB® merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dikembangkan oleh MathWorks dan dikhususkan untuk komputasi numerik, visualisasi, dan pemrograman. Dengan memanfaatkan MATLAB, pengguna dapat melakukan analisis data, mengembangkan algoritma, dan membuat model maupun aplikasi. Bahasa, tools, dan fungsi-fungsi built-in akan memudahkan pengguna untuk mengeksplorasi berbagai pendekatan dan memperoleh solusi dengan lebih cepat dibandingkan menggunakan spreadsheets atau bahasa pemrograman tradisional, seperti C/C++ atau Java™. MATLAB menggunakan konsep array/matrik sebagai standar variabel elemennya tanpa memerlukan pendeklarasian array seperti pada bahasa lainnya. Selain itu juga dapat diintegrasikan dengan aplikasi dan bahasa pemrograman eksternal seperti C, Java, .NET, dan Microsoft® Excel®.


Keterangan :

a.                   Current Folder – untuk mengakses file-file pada direktori saat ini.

b.                  Command Window – untuk menuliskan perintah (sintak program).

c.                   Workspace – untuk mengeksplorasi data yang dibuat atau diimport dari file lain.

d.              Command History – untuk melihat atau menjalankan kembali perintah yang pernah dimasukkan sebelumnya pada command line.

 

Dalam melakukan pemrograman menggunakan bahasa MATLAB, Anda dapat menggunakan beberapa cara sebagai berikut :

Cara 1 : Menggunakan Command Window

Cara ini adalah yang paling sering dilakukan oleh pemula. Perintah akan dieksekusi secara langsung baris perbaris. Untuk membuat program, Anda hanya perlu mengetikkan perintah pada prompt MATLAB dalam Command Window, misalnya :

>> p = 10;

Tekan tombol enter kemudian ketikkan :

>> l = 7;

Tekan tombol enter kemudian ketikkan :

>> luas = p * l

Hasil akhir yaitu :

>> luas =70

Jika Anda mengakhiri perintah dengan tanda (;) titik koma, MATLAB akan melakukan komputasi namun tidak menampilkan display output pada Command Window. Anda dapat memanggil kembali perintah sebelumnya dengan menekan tombol up dan down-arrow (↑ dan ↓). Jika perhitungan menggunakan langkah-langkah yang cukup panjang, maka menggunakan Command Window menjadi kurang efisien.

 

Kotaku Yogyakarta Penuh dengan Wisata Menarik

  unsplash.com/nugroho Oke Lurs,  Pada kali ini, kita akan bercerita tentang daerah asalku, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta. Nah, panggilan...